Kamis, 15 Maret 2012

Hari


Sekarang ini adalah hari permulaan dari hari yang baru, aku menyambutnya dengan penuh pengharapan.
Hari ini datang hanya satu kali dan tidak akan kembali lagi. Aku harus memperlihatkan kasih sayang dan ramah.
Alloh telah memberikan waktu 24 jam untuk kupergunakan sekehendak hatiku. Aku akan bersikap riang.
Hari ini merupakan petualangan yang besar dan seandainya kupergunakan dengan baik akan menjadikan setiap hari  yang telah berlalu menjadi sebuah kenangan yang membahagiakan dan setiap hari esok merupakan suatu bayangan dari pengharapan.
Aku harus melakukan sesuatu yang lebih baik pada hari ini dan tidak akan menyia-nyiakannya.
Hari ini merupakan hari yang penuh dengan kesempatan dan tugas, aku mengharapkan sesuatu yang baik, karena aku yang membantu membuatnya baik.
Hari ini merupakan  hari yang baru dalam hidupku, suatu jalan yang harus ku lewati,,,, aku harus memohon petunjuk kepada Alloh.
Hari ini aku dipenuhi keberanian dan keyakinan. Aku harus memperlihatkan kepercayaanku kepada Sang Pencipta.
Apa yang kulakukan hari ini amatlah penting, karena aku mempertaruhkan satu hari dari hidupku.
Harga dari suatu hal adalah jumlah waktu dari kehidupanku yang kupercayakan dalam mencari hal tersebut.
Bilamana hari esok datang, hari ini sudah berlalu selamanya dan meninggalkan sebagai gantinya sesuatu yang telah dipertukarkan dengan hari ini.
Agar tidak melupakan harga yang telah ku bayar, aku akan berusaha untuk membuatnya berguna, menguntungkan dan menggembirakan….

Kehadiranmuu


Andaikan mampu
Kubisikkan pada sang rembulan yang tersenyum
Atau pada angin yang menderuu
Telah…
Kutemukan apa yang aku cari
Dan tak akan ku lepas lagi,
Kehadiranmu….
Seiring musim semi tiba
Kau datang dalam hidupku
Mengetuk pintu hatiku yang sekian lama tertutup
Kau isi hari-hari sepiku yang sunyi dan hampa,
Dapat kurasakan kini hidupku lebih berarti
Kasihh….
Kau satu-satunya harapanku
Kau satu milikuu
Dan kau hanya milikku….
Ku ingin kau selalu di sisiku
Menemani diriku dalam sepi
Tertawa bercanda kita bersama
Kehadiranmuu kasihh….
Membuatku bahagia … semoga tuk selamanyaa…

Rabu, 14 Maret 2012

Masih Tentang Gelap


Kegelapan,
       Kesunyian,
             Kesepian,
                    dan Kesendirian,
jadi larik-larik hujan
yang jatuh dalam hatiku

matamu yang malam
tanpa setitil bintang
menghantui luasnya hatiku,

desau dedaunan menjelma bayang-bayang kelam
yang dimainkan angin malam tak bertepi,

kau kah itu?
yang datang dari palung hatiku
yang lembab oleh air mata?

kaukah itu?
yang telah menggoreskan pena dipelupuk mataku?
kau hanya bayang-bayang semu
hanya harap yang timbul tenggelam
dan mendekam dalam penjara jiwa

Bulan


Malam terbarkan seribu bintang
Membentuk cahaya yang berkilauan..
Bintang ditemani rembulan,
Keserasian alam yang tiada duanya..
Hamparan luasnya langit
Menginspirasikan setiap insan
tuk mengenali dirinya…
Penginspirasi setiap hidup tuannya…
Kata-kata tak sanggup lukiskan keindahan ini…
Begitu indah..
Begitu mempesona..
Begitu memanjakan setiap mata memandang…
Sinarmu, penerang setiap hati pemandang…
Tak ada keluh kesah pada setiap yang memandang…
Lukisan yang terhampar luas disetiap malam…
Peneman dikala sepi…
Penutup hari yang selalu mengajak setiapnya
untuk berharap akan esok yang lebih indah
lebih baik… lebih dasyat,, lebih berarti…
lebih dari apa pun yang pernah dilalui
sebagai penjemput pagi….

Selasa, 13 Maret 2012

MENTARI


Mentarii, di manakah dirimu saat ini?
Adakah kau ingin menyinariku lagi dengan hangatnya sinarmu?
Sinarmu yang hangat dan lembut selalu menyapa disetiap pagiku…
Kumerindumu dengan segala keangkuhanmu.
Ahh… sekarang hanya mendung yang memayungiku
Bersiap-siap merintikan air disetiap sudutku,
Tak adakah cara lain?
Kau begitu berarti buatku,,,,
Mentarii… sinarmu selalu semangati jiwa hati ini.
Menghibur dikala pagi ku terlupa dengan seuntai senyum,
Pengingat keramahan jiwa ini…
Kau, yang kadang dengan ganasnya memancarkan sinar,
Tapi ku selalu menantimu,
Menantimu disetiap pagiku membuka mata………
Kau peneman sepi disaat burung-burung tak berkicau di pagiku..
Ahh,,, di mana kau saat ini?
Adakah kau masih perduli denganku?
Peduli dengan jiwa yang rapuh ini….
Bodoh,,,, sampai kapan pun kau tak akan mengerti
Mendengarkanku saja kamu tidak!!!